Rabu, 27 November 2013 0 komentar

AJAX di ASP.NET (Modal Dialog Box)

AJAX di ASP.NET. Modal Dialog Box

Saya ingin mengambil kesempatan ini untuk memperkenalkan kontrol yang berguna yang dapat membuat aplikasi Anda benar-benar interaktif. Dalam demonstrasi ini, saya akan menunjukkan kepada Anda bagaimana kita dapat menerapkan modal Dialog Box menggunakan AJAX di ASP.NET. Modal Dialog Box (disebut ModalPopupExtender) sangat penting dalam aplikasi saat ini, seperti menulis JavaScript window.open () untuk membuka pop-up atau untuk membuka halaman ASP.NET terpisah sebagai pop-up kadang-kadang sangat membosankan, memakan waktu dan yang lebih penting, berkali-kali kinerja harus dikorbankan. Contoh sederhana bisa membuktikan poin saya.

Langkah-langkah

  1. Create a new AjaxEnabledWebSite dari Visual Studio pilihan Wizard Proyek.
  2. Tambahkan AjaxControlToolkit.dll yang ada di file artikel ini.
  3. Di Web Application (contohnya Default.aspx), Tambahkan Link Button contah nama : "View Job Details".
  4. Tambahkan table HTML statik. tambahkan tombol OK dan Cancel.
  5. Jika tag ScriptManager tidak tampil di form, tambahkan skrip seperti di bawah ini
  6. <asp:ScriptManager ID="ScriptManager1" runat="server" /> 
     
  7. Tambahkan beberapa baris stylesheet css.
  8. body, div, p, h1, h2, h3, h4, ul, li, table 
    {
        margin:0;
        padding:0;
        border:none;
    }
    
    /* Modal Pop-up */ 
    
    .modalBackground 
    {
        background-color:
        filter:alpha(opacity=70);
        opacity:0.7; 
    } 
    
    .modalPopup 
    {
        background-color:#ffffdd; 
        border-width:3px; 
        border-style:solid; 
        border-color:Gray; 
        padding:3px; 
        width:250px; 
    }
  9. Panggil halaman css tersebut
  10. <link href="StyleSheet.css" rel="stylesheet" type="text/css" /> 
    
  11. Sekarang tempatkan kode berikut tepat di atas kontrol Panel di baris seprate:
  12. <ajaxtoolkit:modalpopupextender 
        id="ModalPopupExtender" 
        runat="server" 
        backgroundcssclass="modalBackground" 
        cancelcontrolid="CancelButton" 
        dropshadow="true" 
        okcontrolid="OkButton" 
        popupcontrolid="Panel1" 
        popupdraghandlecontrolid="Panel3" 
        targetcontrolid="lbn_job_det"> 
    </ajaxtoolkit:modalpopupextender> 
     
    CancelControlId di ModalPopUpExtender menandakan bahwa yang mengendalikan diperlakukan sebagai tombol Batal. Secara default properti dari kontrol ini adalah untuk menutup dialog. Tapi itu dapat disesuaikan menggunakan atribut OnCancelScript . Anda hanya perlu menggunakan fungsi JavaScript untuk melakukan itu. Ada atribut OnOkScript juga.
  13. Untuk memanggil file ajaxcontroltoolkit, tambahkan skrip ini di atas html
  14. <%@ Register Assembly="AjaxControlToolkit" 
        Namespace="AjaxControlToolkit" 
        TagPrefix="ajaxToolkit" %>  
    
  15. Run

Ini adalah ide dasar dan demonstrasi tentang bagaimana menerapkan Modal Popup Extender di ASP.NET.

Ajax Control Toolkit.dll 
Contoh Program (ModalPupupExtender) 

 (Sumber)
Jumat, 22 November 2013 0 komentar

Pemrograman berorientasi objek

Pemrograman berorientasi objek


Pemrograman berorientasi objek (Inggris: object-oriented programming disingkat OOP) merupakan paradigma pemrograman yang berorientasikan kepada objek. Semua data dan fungsi di dalam paradigma ini dibungkus dalam kelas-kelas atau objek-objek. Bandingkan dengan logika pemrograman terstruktur. Setiap objek dapat menerima pesan, memproses data, dan mengirim pesan ke objek lainnya,
Model data berorientasi objek dikatakan dapat memberi fleksibilitas yang lebih, kemudahan mengubah program, dan digunakan luas dalam teknik piranti lunak skala besar. Lebih jauh lagi, pendukung OOP mengklaim bahwa OOP lebih mudah dipelajari bagi pemula dibanding dengan pendekatan sebelumnya, dan pendekatan OOP lebih mudah dikembangkan dan dirawat.

Konsep dasar

Dalam pemograman berorientasi Objek dikenal Ada beberapa pengertian dasar yang harus kita ketahui yaitu:
1.Class, dimana class adalah merupakan penggambaran dari sebuah objec atau benda,sifat objek, dan juga apa yang bisa dilakukan oleh objek tersebut.

  • Sebagai contoh adalah pengambaran yang real dalam kehidupan kita adalah tentang dunia transportasi. Tentunya kita semua  mengetahui bahwa sangatlah banyak jenis alat transportasi yang ada seperti motor, mobil,pesawat terbang,kapal laut, dan lain sebagainya.Kemudian marilah kita anggap berbagai alat transportasi tersebut sebagai  suatu class. Maka motor tentunya mempunyai no polisi,tahun pembuatan,merk dll demikian juga dengan alat transportasi yang lainnya, oleh karenanya hal ini bisa disebut sebagai properties. Selanjutnya motor itu sendiri bisa berjalan maju, berjalan mundur,belok kiri, belok kanan yang mana kegiatan ini disebut method.
    • contoh :
      public class ApaMotormu {
        public static void main(String[] args){
         Motor punyaku=new Motor();
         punyaku.motorku();
        }
      }


2. Object, adalah merupakan suatu bentuk dari class.
Kalau kita mengikuti analogi di atas, maka object dari class HEWAN adalah Burung, KAMBING, AYAM, KUDA. Mereka adalah CONTOH dari class HEWAN. Semua dari mereka adalah HEWAN yang mempunyai nama, kaki, Jenis makanan dst. Dan bisa berlari, bersuara, berkembang biak dll.
contoh :
public class Peliharaanmu{
 public static void main(String[] args){
  Hewan punyaku=new Hewan();
  punyaku.hewanku();
 }
}



3. Inheritance, yaitu salah satu bentuk teknis untuk membuat sebuah class lebih spesifik lagi.
Sebagai contoh dari kasus ini menurut analogi di atas. Misalkan kita akan membuat class yang lebih spesifik dari ORANG yaitu siswa/student. Maka class ini mempunyai properti tambahan sekolah tempat dia belajar. Akan tetapi, semua properti sebagai orang ada juga pada class siswa ini.
Contoh:
Public Class ORANG_TUA
‘variabel untuk menampung nama bapak
Private XBapak As String
‘variabel untuk menampung nama ibu
Private XIbu As String
‘property (atribut/informasi) class
Public Property Nama_Bapak() As String
‘Get : hanya ijinkan akses data
Get
Return XBapak
End Get
‘Set : mengijinkan ubah data
Set(ByVal value As String)
XBapak = value
End Set
End Property
‘property (atribut/informasi) class
Public Property Nama_Ibu() As String
Get
Return XIbu
End Get
Set(ByVal value As String)
XIbu = value
End Set
End Property
End Class
Turunkan dengan inheritance :
Public Class ANAK_WANITA
‘membuat turunan dari base class
Inherits ORANG_TUA
Private XWanita As String
Private XUsia_W As String
Public Property Nama_Wanita() As String
Get
Return XWanita
End Get
Set(ByVal value As String)
XWanita = value
End Set
End Property
Public Property Usia_Wanita() As Byte
Get
Return XUsia_W
End Get
Set(ByVal value As Byte)
XUsia_W = value
End Set
End Property
End Class



4.Encapsulation, yaitu mengemas suatu objek sehingga pada saat kita akan memakai objek tersebut kita tidak perlu lagi tahu tentang detail bagaimana suatu action itu terjadi.
Contoh dalam hal ini, misal siswa (suatu object) sedang menulis (method). Maka detail dari tentang cara siswa itu menulis (bagaimana otot tangan itu  bekerja untuk menulis, bagaimana sistem saraf pusat  memerintahkan untuk menulis) kita tidak perlu mengerti. Kita hanya melihat si siswa sedang menulis.
Contoh :
class Siswa
{
String nama;
String nim;
void isiData ( String namaku,String nimku )
{
nama = namaku;
nim = nimku;
}
String ambilNama()
{
return nama;
}
String ambilNim()
{
return nim;
}
}
public class Mahasiswa
{
public static void main ( String [] args)
{
Siswa mahasiswa_itn = new Siswa(); //membuat variable instant
mahasiswa_itn.isiData(“Dina Damayanti”,”0412585″);
System.out.println( “Nama : ” + mahasiswa_itn.ambilNama());
System.out.println( “Nim : ” + mahasiswa_itn.ambilNim());
}
}



5.Polymorphism, yaitu suatu object bisa bertindak lain terhadap message/method yang sama.
Misalkan kita punya satu class hewan dan diturunkan menjadi dua class hewan berkaki dua dan hewan berkaki empat. Ketika hewan berkaki dua melakukan method makan maka yang dilakukan adalah makan dengan paruhnya, dan ketika hewan berkaki empat juga makan maka dia akan menggunakan mulutnya. Keduanya melakukan aksi yang sama yaitu makan akan tetapi perlakuannya lain..
Contoh :
class Binatang
{
public void info()
{
System.out.println(” Info tentang Hewan : “);
}
}
class Herbivora extends Binatang
{
public void info()
{
System.out.println (“Info pada herbivora: Memakan makanan berupa tumbuh – tumbuhan”);
}
}
class Kelinci extends Herbivora
{
public void info()
{
System.out.println(“Info pada Kelinci: Memakan makanan berupa wortel”);
}
}
public class Polimorfisme
{
public static void main(String[] args)
{
Herbivora herbivora;
Kelinci kelinciku;
Binatang hewan;
herbivora=new Herbivora();
kelinciku=new Kelinci();
hewan=herbivora;
hewan.info();
hewan=kelinciku;
hewan.info();
}
}


Bahasa pemrograman

Bahasa pemrograman yang mendukung OOP antara lain:

  1. Visual Foxpro
  2. Java
  3. C++
  4. Pascal (bahasa pemrograman)
  5. SIMULA
  6. Smalltalk
  7. Ruby
  8. Python
  9. PHP
  10. C#
  11. Delphi
  12. Eiffel
  13. Perl
  14. Adobe Flash AS 3.0
 
;